Berita & Pengumuman
Dapatkan informasi terbaru seputar kegiatan, layanan, dan pengumuman resmi dari Lapas Kelas IIB Batang.
Gelorakan Semangat HBP Ke-62, 7 Personel Lapas Batang Taklukkan Puncak Gunung Sindoro
TEMANGGUNG – Keluarga besar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang turut ambil bagian dalam aksi heroik memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Kepala Lapas Batang, Nurhamdan, memimpin langsung delegasi personelnya dalam ekspedisi pendakian Gunung Sindoro yang berlangsung pada 1 hingga 2 Mei 2026. Dalam ekspedisi berskala nasional ini, Kalapas Batang Nurhamdan dipercaya mengemban amanah sebagai salah satu jajaran Panitia Ekspedisi bersama Kalapas Pasir Putih dan Kalapas Permisan. Lapas Batang sendiri mengirimkan 7 personel tangguh yang terdiri dari Kalapas beserta 6 orang pegawai pilihan dari jajaran staf dan pengamanan. Pendakian yang diikuti oleh total 89 peserta dari berbagai wilayah seperti Jateng, DKI Jakarta, Lampung, hingga Padang ini dimulai dari Base Camp Kledung. Setelah beristirahat di Sunrise Camp seputar Pos 3, rombongan melakukan summit attack pada Sabtu dini hari dan berhasil menapakkan kaki di puncak tertinggi sekira pukul 05.30 WIB. Kalapas Batang, Nurhamdan, selaku salah satu penanggung jawab kegiatan menyatakan bahwa keikutsertaan delegasi pegawai Lapas Batang bertujuan untuk menempa mental, fisik, dan kekompakan jajaran. "Sebagai bagian dari panitia, saya merasa bangga melihat semangat tim dari Lapas Batang. Keikutsertaan 6 pegawai kami dalam ekspedisi ini adalah bentuk penguatan karakter dan soliditas. Di puncak Sindoro ini, kami membawa semangat pengabdian untuk institusi dan wujud syukur atas keagungan alam Indonesia," ujar Nurhamdan. Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan seluruh tim mencapai puncak dan kembali ke base camp dalam keadaan lengkap, selamat, dan sehat pada Sabtu malam pukul 18.00 WIB adalah bukti ketangguhan yang luar biasa. "Ini adalah kerja nyata tim. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri, Bapak Dirjen Pas, dan Bapak Kakanwil Jateng atas dukungannya. Ekspedisi ini membuktikan bahwa dengan sinergi, tantangan seberat apa pun—termasuk medan gunung yang terjal—dapat kita lalui bersama," pungkasnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi suntikan energi baru bagi jajaran Lapas Batang dalam meningkatkan profesionalisme dan pelayanan prima di satuan kerja sekembalinya dari ekspedisi.
Selamat Hari Pendidikan Nasional
Selamat Hari Pendidikan Nasional
Selamat Hari Buruh
Selamat Hari Buruh
Wujudkan Program Indonesia Asri, Jajaran Pegawai Lapas Batang Gelar Kerja Bakti Lingkungan
BATANG – Dalam rangka mendukung program Indonesia Asri, jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang melaksanakan kegiatan kerja bakti kebersihan lingkungan pada Kamis (30/4). Kegiatan ini difokuskan pada penataan dan pembersihan area halaman depan Lapas guna menciptakan lingkungan kerja yang bersih, indah, dan nyaman. Aksi bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh jajaran pejabat struktural, di antaranya Kasubag TU, Damianus Ardhyna Bintara; Kasi Admin Kamtib, Amin Junaedi; serta Kasubsi Perawatan, Windu Ari Agung. Bersama dengan seluruh staf pegawai Lapas Batang, mereka terjun langsung membersihkan area publik dan taman di bagian depan kantor. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini meliputi pembersihan sampah, penataan tanaman, hingga perapian area parkir dan pintu masuk utama. Kehadiran para pejabat struktural di tengah-tengah staf menunjukkan sinergitas dan keteladanan dalam menjaga estetika serta kebersihan fasilitas negara. "Kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud nyata dukungan kami terhadap program Indonesia Asri. Selain untuk menjaga keindahan, lingkungan yang tertata rapi akan memberikan pelayanan yang lebih prima dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung ke Lapas Batang," ujar Damianus Ardhyna Bintara di sela-sela kegiatan. Melalui giat ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dapat terus tertanam di setiap individu pegawai. Lingkungan kantor yang asri diharapkan mampu meningkatkan semangat kerja pegawai serta memberikan citra positif bagi institusi pemasyarakatan di mata publik. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, mempererat hubungan antarpegawai sembari memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan di wilayah Batang.
Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Lapas Batang Gelar Skrining Komprehensif: Mental Jiwa hingga TB-HIV
Batang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesejahteraan warga binaan melalui pemenuhan hak kesehatan dasar. Pada hari Kamis (30/04), bertempat di Klinik Pratama Lapas Kelas IIB Batang, dilaksanakan rangkaian kegiatan skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan mental jiwa, skrining TB-HIV, serta implementasi Brief Jail Mental Health Screen (BJMHS). Kegiatan ini difokuskan bagi para tahanan di Lapas Kelas IIB Batang sebagai bagian dari prosedur deteksi dini terhadap risiko penyakit menular serta gangguan psikologis. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh para peserta magang dengan pengawasan dan pendampingan ketat dari staf perawatan Lapas Batang, guna memastikan seluruh prosedur medis berjalan sesuai standar. Rangkaian skrining ini dirancang untuk memantau kondisi fisik dan psikis tahanan secara menyeluruh seperti Skrining Mental Jiwa & BJMHS yang digunakan untuk mengidentifikasi indikasi gangguan kecemasan, depresi, atau risiko kesehatan mental lainnya yang kerap muncul pada masa awal penahanan serta Skrining TB-HIV sebagai langkah preventif untuk mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan hunian yang padat, sehingga penanganan medis dapat dilakukan sedini mungkin jika ditemukan indikasi positif. Keterlibatan peserta magang dalam kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi edukatif, di mana mereka dapat mengaplikasikan ilmu medis secara langsung di bawah bimbingan staf perawatan profesional Lapas Batang. Sinergi ini memastikan setiap tahanan mendapatkan perhatian medis yang personal dan mendalam. Hasil dari skrining ini akan menjadi data dasar bagi tim medis Lapas Batang untuk menentukan langkah tindak lanjut, baik berupa pengobatan intensif, konseling rutin, maupun rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan jika diperlukan. Seluruh rangkaian kegiatan di Klinik Pratama berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Langkah proaktif ini diharapkan tidak hanya menjaga kesehatan individu tahanan, tetapi juga menciptakan lingkungan Lapas yang lebih sehat dan harmonis demi kelancaran proses pembinaan ke depan.
Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Kelas IIB Batang Lakukan Opname Fisik dan Perawatan Senjata Api
Batang — Dalam upaya memperkuat sistem keamanan dan ketertiban serta memastikan kesiapan sarana prasarana pengamanan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menggelar kegiatan opname fisik dan perawatan rutin senjata api pada hari ini, Kamis (30/04). Kegiatan yang berpusat di Aula Atas Lapas Kelas IIB Batang ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Admin Kamtib),Amin Junaedi, dengan didampingi oleh Kasubsi Keamanan, Indarto Adiputra, serta melibatkan staf keamanan dan staf pelaporan tata tertib. Proses opname fisik bertujuan untuk mencocokkan jumlah riil barang dengan data administratif di buku inventaris. Setelah dipastikan lengkap, kegiatan dilanjutkan dengan perawatan teknis berupa pembersihan laras, pengecekan fungsi mekanis senjata, hingga pembersihan amunisi guna mencegah korosi. Kasi Admin Kamtib, Amin Junaedi, menegaskan bahwa pemeliharaan senjata api merupakan bagian krusial dari strategi deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib). "Sarana pengamanan harus selalu dalam kondisi siap pakai (standby). Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah preventif untuk memastikan bahwa saat terjadi situasi darurat, seluruh alat pertahanan diri kita berfungsi dengan optimal tanpa kendala teknis," ujar Amin Junaedi. Senada dengan hal tersebut, Kasubsi Keamanan Indarto Adiputra menambahkan bahwa perawatan berkala ini juga menjadi bentuk tanggung jawab dalam pengelolaan aset negara yang bersifat khusus. Dengan kondisi sarana prasarana yang prima, diharapkan petugas dapat menjalankan tugas pengamanan dengan rasa percaya diri dan tingkat keselamatan yang terjamin. Hingga berakhirnya kegiatan, seluruh senjata api dan amunisi di Lapas Kelas IIB Batang dinyatakan dalam kondisi baik, bersih, dan lengkap. Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib, mempertegas komitmen Lapas Batang dalam menjaga kondusifitas lingkungan pemasyarakatan.
Survey Persepsi Anti Korupsi Lapas Batang April 2026
Survey Persepsi Anti Korupsi Lapas Batang April 2026
Survey Persepsi Kualitas Pelayanan Lapas Batang April 2026
Survey Persepsi Kualitas Pelayanan Lapas Batang April 2026
Berikan Kenyamanan Lebih, Klinik Pratama Lapas Batang Layani Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengunjung
BATANG – Tim Medis Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menghadirkan inovasi layanan publik dengan memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengunjung. Kegiatan ini dilaksanakan di area ruang tunggu layanan kunjungan pada hari ini, Rabu (29/04). Layanan kesehatan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), skrining kesehatan ringan, hingga konsultasi kesehatan singkat bagi keluarga warga binaan yang sedang mengantre kunjungan. Langkah ini diambil untuk memastikan para pengunjung dalam kondisi fisik yang baik serta memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat. Perwakilan tim medis Klinik Pratama Lapas Batang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pendekatan kesehatan. "Kami dari tim medis Klinik Pratama ingin memastikan masyarakat yang datang berkunjung merasa terlayani dengan maksimal. Selain melakukan pemeriksaan fisik singkat, kami juga memberikan edukasi agar pengunjung tetap menjaga stamina dan pola hidup sehat. Kesehatan pengunjung sangat penting karena mereka akan berinteraksi langsung dengan warga binaan di dalam," ungkap salah satu petugas medis Klinik Pratama Lapas Batang. Pihak Klinik juga menambahkan bahwa penyediaan pos kesehatan di ruang tunggu kunjungan ini merupakan bentuk deteksi dini guna mencegah masuknya bibit penyakit dari luar ke dalam lingkungan hunian. "Layanan ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami berharap dengan adanya pemeriksaan kesehatan rutin bagi pengunjung ini, lingkungan Lapas Batang tetap terjaga kesterilannya dan masyarakat merasa lebih nyaman saat menggunakan fasilitas layanan di sini," tambahnya. Inovasi ini mendapat respon positif dari masyarakat. Para pengunjung merasa terbantu karena bisa memantau kondisi kesehatan mereka secara cuma-cuma sembari menunggu waktu kunjungan. Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib. Melalui Klinik Pratama, Lapas Kelas IIB Batang berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang responsif dan humanis bagi seluruh lapisan masyarakat.
Hadiri Sertijab Kalapas Brebes, Kalapas Batang Turut Tebar Benih Lele untuk Ketahanan Pangan
BREBES – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang, Nurhamdan, menghadiri upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lapas Kelas IIB Brebes pada hari ini, Rabu (29/04). Kegiatan yang berlangsung khidmat di Lapas Brebes ini dihadiri oleh para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Karesidenan Pekalongan serta jajaran pejabat terkait di lingkungan Kantor Wilayah Jawa Tengah. Acara sertijab yang menandai peralihan kepemimpinan di Lapas Brebes ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tali silaturahmi dan sinergi antar-Kepala UPT. Setelah prosesi sertijab selesai, kegiatan dilanjutkan dengan aksi nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan, yakni penebaran benih ikan lele di area kolam budidaya Lapas Brebes. Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nurhamdan, yang turut serta dalam penebaran benih tersebut, menyampaikan bahwa kolaborasi antar-Lapas sangat penting dalam mensukseskan program-program unggulan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, khususnya di bidang kemandirian. "Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menyaksikan serah terima amanah kepemimpinan, tetapi juga untuk mempererat solidaritas antar-UPT se-Karesidenan Pekalongan. Penebaran benih lele ini adalah simbol keberlanjutan program ketahanan pangan yang harus terus kita galakkan di setiap Satuan Kerja," ujar Nurhamdan. Beliau juga menambahkan bahwa sektor perikanan merupakan salah satu pilar pembinaan kemandirian yang sangat potensial bagi warga binaan. "Jajaran pemasyarakatan harus terus bersinergi. Dengan saling mendukung program pembinaan seperti budidaya perikanan ini, kita telah berkontribusi nyata dalam menyiapkan warga binaan agar memiliki keahlian yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat nanti," tambahnya. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Diharapkan dengan kepemimpinan yang baru, sinergi antara Lapas Brebes, Lapas Batang, dan seluruh UPT di Karesidenan Pekalongan semakin solid dalam mewujudkan pemasyarakatan yang semakin maju dan berdampak.